Monitoring dan Evaluasi Vaksin PMK Melalui Pengambilan Serum Pascavaksinasi
Pasuruan, 25 Juni 2026 - Dalam rangka mendukung pelaksanaan monitoring dan evaluasi vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) ,BRMP Ruminansia Besar berkolaborasi dengan Balai Besar Pengujian Mutu dan Sertifikasi Obat Hewan (BBPMSOH) melaksanakan kegiatan pengambilan serum pascavaksinasi pada sapi di kandang produksi BRMP Ruminansia Besar. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 9677/SE/PK.310/F/09/2022 tentang Petunjuk Teknis Monitoring dan Evaluasi Pascaprogram Vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku.
Pelaksanaan kegiatan melibatkan Tim Kandang dan Tim Keswan BRMP RB Serta tim ahli dari BBPMSOH. BRMP Ruminansia Besar berperan dalam menyediakan sampel serum pascavaksinasi dari sapi target yang memiliki riwayat vaksinasi PMK yang terdokumentasi dengan baik. Sampel tersebut menjadi bagian penting dalam evaluasi efektivitas dan mutu vaksin PMK yang digunakan di berbagai wilayah Indonesia. Sapi yang dijadikan sampel merupakan hewan yang telah menerima vaksin PMK dengan riwayat vaksinasi yang jelas dan telah memasuki minimal satu bulan setelah vaksinasi. Proses pengambilan darah hingga pemisahan serum dilakukan secara steril untuk menjaga kualitas sampel. Pada kegiatan ini diambil sebanyak 40 sampel serum yang selanjutnya akan dikirim ke BBPMSOH untuk dilakukan pengujian laboratorium. Melalui pengujian serum pascavaksinasi tersebut, akan diukur tingkat antibodi yang terbentuk sebagai respons terhadap vaksin PMK. Hasil pengujian diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas perlindungan vaksin yang diberikan sekaligus menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan pengendalian PMK di Indonesia.